Sekretariat

WASPADA DIFTERI

administrator | Selasa, 27 Maret 2018 - 09:26:12 WIB | dibaca: 218 pembaca

Difteri adalah suatu kondisi medis yang ditandai dengan demam tinggi, sakit tenggorokan dan kesulitan bernafas dengan selaput berwarna abu-abu yang melapisi bagian belakang dari tenggorokan sehingga menutupi saluran nafas.

Ciri yang khusus pada difteri ialah terbentuknya lapisan yang khas selaput lendir pada saluran nafas, serta adanya kerusakan otot jantung dan saraf.

Penyebab penyakit difteri adalah jenis bacteri yang diberi nama Cornyebacterium diphteriae.

Difteri bisa menular dengan cara kontak langsung maupun tidak langsung. Air ludah yang berterbangan saat penderita berbicara, batuk atau bersin membawa serta kuman kuman difteri. Melalui pernafasan kuman masuk ke dalam tubuh orang disekitarnya, maka terjadilah penularan penyakit difteri dari seorang penderita kepada orang orang disekitarnya.

Gejala

  • Kaku leher
  • Adanya pembentukan selaput di tenggorokan berwarna putih ke abu abuan kotor
  • Mual, muntah , sakit kepala
  • Sakit dan pembengkakan pada tenggorokan
  • Batuk dan pilek yang ringan
  • Demam, suhu tubuh meningkat sampai 38,9 derjat Celcius

 

Setelah melalui masa inkubasi selama 2-4 hari kuman difteri membentuk racun atau toksin yang mengakibatkan timbulnya panas dan sakit tenggorokan. Kemudian berlanjut dengan terbentuknya selaput putih di tenggorokan akan menimbulkan gagal nafas, kerusakan jantung dan saraf.

Difteri ini akan berlanjut pada kerusakan kelenjar limfe, selaput putih mata, vagina. Komplikasi lain adalah kerusakan otot jantung dan ginjal.