Bidang P2P

Peraturan Daerah Kota Metro Nomor 4 tahun 2014 Tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR)

Pertemuan Tim Pengawasan Penegakan KTR

administrator | Senin, 09 Mei 2016 - 14:57:00 WIB | dibaca: 1899 pembaca

Indonesia merupakan Negara terbesar ke-5 yang memproduksi tembakau. Dari segi jumlah perokok, Indonesia merupakan negar terbesar ke-3 di dunia setelah China dan India. Prevalensi merokok di kalangan  orang dewasa  (10 tahun ke atas) pada tahun 2007 sebesar 29,2%. Global Youth Tobacco Survey (GYTS) Indonesia  tahun 2006 melaporkan bahwa lebih dari 37,3% pelajar (usia 13 – 15 tahun  mempunyai kebiasan merokok.

 

Asap rokok orang lain (Second Hand Smoke) tidak hanya membahayakan perokok saja, tetapi membahayakan orang lain disekitarnya (perokok pasif). Asap rokok orang lain  terdiri dari asap rokok utama yang dihembuskan dari mulut perokok yang mengandung 25% kadar bahan berbahaya, dan asap rokok sampingan dari ujung rokok yang dibakar yang mengandung 75% kadar bahan berbahaya. Asap rokok mengandung  lebih dari 4000 jenis senyawa kimia, sekitar 400 jenisnya diantaranya merupakan zat  beracun dan 69 jenis tergolong zat penyebab kanker (karsinogen).

 

Pemerintah telah menetapkan kebijakan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) untuk melindungi seluruh masyarakat dari bahaya asap rokok melalaui Undang-Undang Kesehatan Nomor 36 Tahun 2009 pasal 115 ayat (2) Pemerintah daerah wajib menetapkan kawasan tanpa rokok diwilayanya.

 

Kawasan tanpa rokok merupakan tanggung jawab seluruh komponen bangsa, baik individu, masyarakat, parlemen maupun pemerintah, untuk melindungi generasi sekarang maupun yang akan datang. Komitmen bersama lintas sektoral dan berbagai elemen akan sangat berpengaruh terhadap penerapan kawasan tanpa rokok. Pemerintah Kota Metro pada tanggal 24 April 2014 telah menetapkan kebijakan dalam bentuk Peraturan Daerah No 04 Tahun 2014 Tentang Kawasan Tanpa Rokok dan Keputusan Walikota Metro No 639/KPTS/D-2/2015 Tentang Perubahan Atas Keputusan Walikota  Metro No 236/KPTS/D-2/2015 Tentang Tim Penegak Peraturan Daerah Kota Metro No 4 Tahun 2014 Tentang Kawasan Tanpa Rokok.

 

Sehubungan dengan kondisi tersebut, dipandang perlu dilakukan Implementasi dan Sosialisasi tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR).  Selanjutnya agar dapat menjalankan kebijakan tersebut  Dinas Kesehatan mengadakan Pertemuan Tim Pengawasan dan Penegakan Peraturan Daerah  Kota Metro Nomor 04 Tahun 2014 Tentang Kawasan Tanpa Rokok yang di laksanakan pada tanggal 23 maret 2016 di Ruan OR Pemda Kota Metro dengan jumlah undangan 50 orang, terdiri dari perwakilan dari satuan kerja perangkat daerah Kota Metro.Adapun tujuan dari Pertemuan tersebut Terlaksananya Implementasi/Penerapan Perda Kawasan Tanpa Rokok di Kota Metro secara berkesinambungan sesuai aturan yang telah ditetapkan.










Komentar Via Website : 2
AwalKembali 1 LanjutAkhir


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)